Chile Perkenalkan Badan iGaming untuk Memajukan Regulasi Perjudian Digital
Pemerintah Chile baru saja memperkenalkan Badan iGaming yang Bertanggung Jawab (BIBR) untuk membantu mengolah regulasi perjudian online. Ini adalah langkah krusial mengingat hingga saat ini Chile belum memiliki undang-undang khusus yang mengatur perjudian daring. Pembentukan ini bersamaan dengan diskusi legislatif tentang perizinan dan tindakan terhadap "freeloaders" yang sedang digodok di Senat.
Tujuan dan Kolaborasi BIBR dengan Pemerintah
Badan ini berniat bekerja sama secara intens dengan otoritas dan pihak industri lain guna merancang regulasi formal di Chile, serupa dengan yang berlaku di negara-negara Latin lainnya. Sandra Kemp, yang diakui di bidang hukum, telah dipilih sebagai ketua BIBR. Bersama anggota pendiri lainnya seperti Betano, Juegalo, Novibet, Betsala, dan Estelarbet, BIBR menjadi bagian dari Asosiasi Sepak Bola Profesional Nasional Chile (ANFP).
Kemitraan dengan Entitas Industri Lain
BIBR berencana untuk memperluas kerjasama dengan entitas lain seperti AgruGaming dan Asosiasi Platform Taruhan Online (APAL) dalam proses regulasi yang sedang berlangsung. Dalam percakapan dengan Diario Financiero, Kemp menyatakan bahwa pendirian BIBR sangat dibutuhkan demi memastikan adanya aturan yang jelas dan transparan bagi operator yang berizin, dan agar mereka dapat beroperasi di bawah regulasi yang dipantau dengan baik.
Desakan untuk Mempercepat Proses Legislatif
Pada bulan Agustus 2025, rencana undang-undang untuk sistem perizinan perjudian online telah disetujui dalam prinsip di Senat Chile, namun masih menunggu pembacaan konstitusional kedua sebelum menuju penetapan suara. BIBR berpendapat bahwa percepatan proses ini penting untuk mengimplementasikan sistem yang menggabungkan pengawasan, perlindungan konsumen, dan kepastian hukum bagi operator.
Kemp menuturkan, "Perjudian online sudah menjadi kenyataan di Chile. Ketiadaan atau pelarangan aturan tidak menghapus aktivitas ini, melainkan mengarahkannya kepada operator tanpa standar, pengawasan, atau akuntabilitas."
BIBR juga menyoroti potensi pasar ekonomi. Diperkirakan pasar perjudian online yang diatur akan menghasilkan sekitar USD 625 juta dalam pendapatan kotor permainan di periode awal.